Krimum – Seorang pemuda mengamuk di Desa Uning Segugur, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Senin siang, 16 Juni 2025, sekitar pukul 13.20 WIB.

Pemuda tersebut bernama Ardiansyah Putra (35). Ia secara membabi buta menyerang warga menggunakan senjata tajam.

Akibatnya, lima orang meninggal dunia di tempat kejadian dan satu mengalami luka serius dan kini dirawat intensif di RSUD Sahudin Kutacane.

Kelima korban tewas di antaranya dua anak di bawah umur berinisial L (13) dan E (16), seorang balita F (2), serta dua orang dewasa, berinisial N (50) dan D (26).

Sementara korban yang terluka parah diketahui bernama Matiah (51), yang juga berprofesi sebagai petani.

Wakapolres Aceh Tenggara, Kompol Yasir, dalam keterangannya menyebut bahwa pelaku berprofesi sebagai petani berasal dari Desa Alur Langsat, Kecamatan Tanoh Alas, yang berjarak cukup dekat dari lokasi kejadian.

“Pelaku menggunakan sebilah golok dan menyerang korban dari rumah ke rumah. Identitasnya telah dikantongi, dan kami tengah memburunya,” ujar Yasir, Selasa (17/6/2025).

Hingga saat ini, motif pelaku belum diketahui. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan latar belakang psikis maupun perselisihan pribadi yang melatarbelakangi kejadian tersebut.

Insiden ini membuat warga setempat ketakutan dan marah. Amarah warga dilampiaskan dengan membakar sepeda motor pelaku yang ditinggalkan di lokasi kejadian.

Bupati Aceh Tenggara, M. Salim Fakhry, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.

“Kami mengajak warga untuk tidak panik, tetapi tetap berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah, mengingat pelaku masih dalam pengejaran,” tegasnya. ***