Krimum.com – Merince Kogoya, perwakilan dari Papua Pegunungan di ajang Miss Indonesia 2025, resmi dicoret dari daftar finalis setelah video lamanya yang kontroversial viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, Merince terlihat mengibarkan bendera Israel saat sedang berdoa.
Aksi itu dinilai oleh panitia sebagai bentuk dukungan terhadap Israel, yang dianggap tidak sejalan dengan semangat nasionalisme Indonesia.
Pihak penyelenggara Miss Indonesia kemudian mengambil tindakan tegas.
Merince dipulangkan dari masa karantina, dan posisinya sebagai wakil Papua Pegunungan digantikan oleh Karmen Anastasya.
Keputusan ini diumumkan secara resmi pada akhir Juni 2025.
Merince kemudian memberikan klarifikasi melalui unggahan di Instagram. Ia menegaskan bahwa aksinya dua tahun lalu itu bukanlah bentuk dukungan politik, melainkan ekspresi iman dan spiritualitasnya sebagai umat Kristen yang berdoa untuk Israel.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan, para pendukungnya, dan seluruh pihak yang merasa kecewa atas insiden tersebut.
Meski klarifikasi telah diberikan, panitia Miss Indonesia tetap mempertahankan keputusan pencoretan, dengan alasan menjaga netralitas serta nama baik ajang tersebut.
Langkah ini menuai beragam reaksi di publik, mulai dari yang mendukung hingga yang menganggapnya terlalu berlebihan.
Kontroversi ini menjadi peringatan penting bagi para finalis untuk lebih berhati-hati terhadap jejak digital dan unggahan di media sosial, karena apa pun yang pernah dilakukan di masa lalu bisa berdampak besar terhadap karier maupun reputasi di masa kini. ***

Tinggalkan Balasan