BULUKUMBA – Aksi kekerasan keji terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang ibu rumah tangga yang telah lanjut usia bernama Saoda (62) nyaris meregang nyawa setelah dianiaya secara brutal oleh anak kandungnya sendiri, perempuan berinisial AS.

Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah korban di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, pada Rabu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WITA, jelang sore.

Berdasarkan laporan polisi, penganiayaan bermula saat terduga pelaku melempari korban menggunakan helm, namun tidak mengenai sasaran.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian memeluk korban dan membantingnya ke lantai hingga korban terjatuh dan tak berdaya.

Setelah korban terjatuh, pelaku kembali melanjutkan aksinya dengan memukuli wajah dan kepala korban menggunakan helm secara berkali-kali.

Akibatnya, korban mengalami benjolan di kepala, luka memar di dahi, serta luka di bagian bibir, dan nyaris kehilangan nyawa.

Aksi brutal tersebut baru terhenti setelah anak korban bernama Zulpikar datang melerai.

Namun situasi belum sepenuhnya aman, karena pelaku kembali mengambil sebuah gelas yang diduga hendak digunakan untuk melempari korban, sebelum akhirnya dicegah oleh seorang perempuan bernama Rahma.

Kepada wartawan, Saoda mengungkapkan bahwa penganiayaan terjadi saat dirinya menasihati anaknya agar memperbaiki sikapnya. Namun nasihat tersebut justru disalahartikan hingga berujung kekerasan.

“Saya cuma bilang, ‘perbaiki sifatmu nak’. Dia (AS) pernah pisah sama suaminya lalu rujuk kembali, nah disinilah saya nasihati agar memperbaiki sifatnya. Tiba-tiba saya dibanting lalu dipukul pakai helm berkali-kali. Kalau tidak dilerai sama anak saya yang lain, mungkin saya dibunuh,” ujar Saoda, Selasa (20/1/2026).

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Bulukumba dan tengah ditangani aparat kepolisian. Korban berharap pelaku segera ditahan dan diproses hukum, agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan agar ada efek jera terhadap pelaku. ***