Krimum.com – Jemaah haji asal Indonesia bernama Mochammad Usman, embarkasi Surabaya, dirampok di Kota Makkah, Arab Saudi.

Saat itu korban turun dari bus shalawat hendak kembali ke hotel, pada hari Selasa 20 Mei 2025, sekitar pukul 09.00 Waktu Arab Saudi.

Tiba tiba seorang pria yang mengaku sebagai sopir taksi memaksa korban masuk ke kendaraannya.

Korban kemudian dibawa ke tempat yang sepi dan tidak diketahui oleh korban.

Pelaku menginterogasi korban terkait visa, lalu pelaku merampas tas kecil korban kemudian mengambil uang tunai Rp16 juta serta 350 Riyal Saudi dalam tas tersebut.

Pelaksana Harian Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sugiyo yang dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Iya (jemaah haji asal Indonesia dirampok di Makkah), kami baru saja mendapat laporan terkait kejadian ini dan langsung menindaklanjutinya,” ujar Sugiyo dalam keterangannya.

Terkait hal tersebut, Sugiyo mengimbau kepada seluruh jemaah haji, terutama yang berangkat melalui Embarkasi Surabaya, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar hotel.

“Kami sangat menyarankan agar jemaah tidak membawa uang dalam jumlah besar dan selalu bepergian secara berkelompok. Hindari pula ajakan dari orang yang tidak dikenal,” tegasnya.

Peristiwa ini viral di media sosial setelah rekaman video korban diunggah oleh salah seorang pengguna media sosial.

Saat ini korban sudah mendapatkan pendampingan dan bantuan dari petugas haji Indonesia yang bertugas di sektor Makkah. (***)