Krimum.com – Situasi keamanan di Libya kembali memanas. Kepala Keamanan Dewan Kepresidenan Libya, Abdul Ghani al-Kikli, dilaporkan tewas pada Senin malam (12/5/2025) di markas Brigade ke-444 Distrik Militer Tripoli.
Kabar tewasnya Kepala Keamanan Libya ini dilansir oleh surat kabar Al Wasat yang mengutip sejumlah sumber terpercaya.
Menurut laporan surat kabar tersebut, suara tembakan terdengar di beberapa wilayah ibu kota Tripoli, khususnya di kawasan Ain Zara dan Salah Ad-Din.
Imbas dari bentrokan tersebut, Bandara Internasional Mitiga di Tripoli dilaporkan menghentikan seluruh operasionalnya.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berbasis di Tripoli mengimbau warga agar tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.
Kondisi Libya kian tidak stabil sejak tergulingnya Muammar Gaddafi pada 2011.
Hingga kini, negara itu masih terpecah antara pemerintahan di barat yang didukung PBB dan pemerintahan di timur yang dikuasai oleh Tentara Nasional Libya pimpinan Marsekal Khalifa Haftar.
Upaya rekonsiliasi politik melalui Forum Dialog Politik Libya yang disponsori PBB sejak 2021 pun belum membuahkan hasil konkret, karena pemilihan umum yang direncanakan masih belum terselenggara. (***)

Tinggalkan Balasan